Kisah Pegowes meninggal, Apakah Boleh Makan Durian Usai Olahraga?

Sebuah pesan berantai sedang ramai diperbincangkan. Disebutkan dalam pesan tersebut bahwa seorang pria meninggal dunia karena mengonsumsi durian usai gowes atau bersepeda. Berikut bunyi pesannya:

Sebuah Foto yang tengah ramai di bicarakan. Yang dimana di dalam sebuah foto tersebut memiliki pesan bahwa ada seorang pria yang meninggal dunia karena mengonsumsi duria setelah gowes atau bersepeda. Berikut ini bunyi pesannya.

“Maaf menyampaikan info dr sebelah, hati2 jika habis olahraga, Jangan lah makan durian disaat lelah dan jantung masih berdebar

Dari komunitas GOWES ada yang sedang berduka dengan meninggalnya peserta gowes yang saat break makan durian, akhirnya meregang nyawa, dan beberapa kawannya juga sesak nafas n jantung berdebar Memang ajal sudah ditentukan yg Maha Kuasa Tapi tidak ada salahnya kita berupaya mencegah/terutama yang punya riwayat hipertensi. Terima kasih.”

Namun hal ini pun membuat para netizen bertanya-tanya. Apakah benar bahwa setelah gower atau berolahraga terus mengonsumsi durian dapat berisiko meninggal? Hal ini pun di jawab oleh seorang dokter ahli jantung yang juga merupaka penulis buku, dr Vito Damay, SpJP(K), FIHA, FICA, menyebutkan bahwa durian memang memiliki efek pada tubuh yang akan atau melakukan olahraga.

 “Dengan kandungan kalori yang tinggi akan menjadi sumber tenaga, dan juga kandungan durian ada antioksidan yang membantu memulihkan kerusakan akubat radikal bebas, membantu memberikan relaksasi pemburu darah dan mengurngi rasa lelah,” ucap dr Vito.

Dalam satu hari, dr Vito menyebutkan idealnya adalah makan durian sebanyak 3 butir, karena jika melebihi akan m embuat kamu yang tengah menjaga berat banda malah gagal. Risikonya akan menjadi overweight atau kegemukan dan ujung-ujungnya risiko serangan jantung akan meningkat.

 “Namun efek durian dalam waktu singkat begitu nggak membahayakan jantung. Justru harusnya curiga almarhum ada penyakit jantung yang tidak di ketahui sebelumnya. Itulah gunanya melakukan medical check up pada pasien-pasien yang kelihatan sehat,” lanjutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*