Anak ini Meninggal Gara-gara Kotoran Burung Merpati

Dikabarkan bahwa seorang anak yang identitasnya tidak di beritahukan meninggal dunia setelah di kabarkan terinfeksi oleh fungsi cryptococcus. Penelitian menemukan ternyata sumbernya di karenakan kotoran burung merpati di salah satu ruangan rumahsakit Queen Elizabeth Univerity.

Seperti yang di laporkan bahwa anak  tersebut sebenarnya sedang di rawat untuk kondisi yang lain di RS dan tiba-tiba kkondisin ya memburuk dan akhirnya meninggal dunia pada desember 2018.

Setelah penyelidik melakukan pemeriksaan sumber infeksi tersebut kemungkinan dating dari ruangan dari atas atap rumah sakit yang terhubung langsung keruang perawatan lewat celah kecil di dinding. Dan di ruangan tersebut bisa di temukan adanya tumpukan kotoran merpati.

Fungsi Cryptococcus di ketahui bisa di temukan di tana yang terkontaminasi dengan kotoran burung atau kelelawar. Seseorang bisa terinfeksi ketika tida sengaha menghirup nya

Hugh Pennington, Profesor mikrobiologi dari University Aberdeen ini mengatakan jarang fungi yang terhrup bisa menimbulkan masalah pada tubuh manusia. Namun bagi beberapa orang dengan masalah system imun, fungi dapat menyebabkan gejala.

 “ada beberapa kejadian orang-orang memiliki masalah dengan imunitas tubuhnya. Pada itu mereka rentan terinfeksi mikroba seperti ini,” kata Prof Hugh seperti yang di kutipkan Oleh BBC.

Disarankan kalau kamu biasa membersihkan kotoran burung agar memakai pelindung seperti masker, sarung tangan, hingga sepatu boot. Usai bersih-bersih atau melakukan kontak dekat dengan hewan cuci tangan dengan sabun untuk mencegah penularan penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*